Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

21.10.11

IPS : Koperasi

(LEMBAGA EKONOMI YANG BERASASKAN KEKELUARGAAN)

SEJARAH KOPERASI

Koperasi Internasional
• Pertama kali diusulkan oleh Robert Owen (1771 – 1858).
• Awalnya berbentuk koperasi pada usaha pemintalan kapas di Skotlandia.
• Kemudian berkembang ke Inggris, Jerman dan Denmark.

Koperasi Indonesia
1. Zaman Belanda

  • Pertama kali diperkenalkan oleh R Aria Wiriatmadja di Purwokerto tahun 1896.
  • Awalnya berbentuk koperasi simpan pinjam untuk membantu rakyat yang terjerat hutang dengan bunga tinggi kepada rentenir.
  • Kemudian ditiru oleh organisasi pergerakan nasional yaitu Budi Utomo dan Sarekat Dagang Islam.
  • Karena Belanda kuatir koperasi menjadi bentuk perlawanan dari rakyat Indonesia maka dikeluarkan undang-undang yang mempersulit pendirian koperasi.
  • Para tokoh perjuangan mengajukan protes kepada pemerintah Belanda.
  • Akhirnya Belanda membuat undang-undang pendirian koperasi baru tahun 1927.


Lebih lengkap langsung download DISINI 
Read More

IPS : 36 Butir Pengamalan Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain

2.  Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3.  Persatuan Indonesia
  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4.  Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5.  Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
  8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
  9. Suka bekerja keras.
  10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Read More

IPS : Kelas 4 SD: Membaca Peta Lingkungan Setempat

bagan-petaPETA
Peta adalah gambaran dari permukaan bumi yang digambar pada bidang datar dengan skala tertentu.
Manfaat peta untuk memberikan gambaran suatu wilayah.
Jenis Peta
Berdasarkan isinya peta dibagi menjadi 2 yaitu :
1.    Peta Umum     
Peta yang memberikan ketampakan umum suatu daerah
2.    Peta Khusus (Tematik) 
Peta yang menggambarkan ketampakan khusus suatu daerah.
Peta Umum terdiri dari  :
1.    Peta Topografi
Peta yang menggambarkan bentuk muka bumi lengkap dengan ketampakan unsur budaya seperti jalan, sungai dan kota.
Umumnya berskala besar
2.    Peta Korografi
Peta menggambarkan ketampakan yang bersifat umum pada daerah yang luas.
Umumnya berskala sedang.
Contohnya peta daerah kecamatan, kabupaten, kota.
3.    Peta Geografi (Dunia)
Peta umum berskala kecil sehingga ketampakan terlihat umum atau global.
Peta khusus terdiri dari  :
1.    Peta pariwisata
2.    Peta tambang
3.    Peta kependudukan
4.    Peta iklim
Lebih lengkap unduh rangkumannya DISINI
Read More

IPS : Kelas 3 SD : Kegiatan Jual Beli


Jual beli adalah kegiatan pertukaran barang dengan uang.
Uang digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.

TEMPAT KEGIATAN JUAL BELI

1. Warung
• Warung adalah tempat yang menjual makanan, minuman dan barang kebutuhan sehari-hari (barang kelontong).
• Dapat dijumpai di hampir setiap tempat.
• Biasanya melayani pembeli dengan pembelian yang sedikit.
• Biasanya juga melayani pembelian secara utang dengan pembayaran satu minggu atau satu bulan sekali.

2. Toko
• Toko adalah bangunan permanen tempat menjual barang-barang.
• Umumnya lebih besar dari warung.
• Tiap toko menjual barang yang berbeda-beda, contohnya :

  • Toko sepatu:  menjual sepatu
  • Toko pakaian: menjual pakaian
  • Toko elektronik: menjual TV, radio, kulkas, mesin cuci
  • Toko emas: menjual perhiasan emas
  • Toko bangunan: menjual bahan-bahan bangunan
Rangkuman lengkapnya download DISINI

Read More

IPS: SMP Kelas VII: Uang

Uang adalah alat pertukaran yang dapat diterima secara umum, dapat ditukar dengan barang atau jasa.

SEJARAH UANG

1. Tahap Belum Mengenal Alat Tukar
• Manusia belum mengenal uang atau alat tukar.
• Manusia memenuhi kebutuhannya dengan usaha sendiri.
• Manusia mencari makan dengan berburu, menangkap ikan, dan mencari buah, sayur, umbi-umbian.
• Manusia menggunakan pakaian dari kulit kayu, kulit binatang, daun-daunan.
• Manusia hidup di gua dan berpindah-pindah.

2. Tahap Barter
• Barter adalah kegiatan perdagangan dengan saling bertukar barang.
• Contohnya nelayan menukar ikan dengan umbi-umbian milik petani.
• Kelemahan barter :
a. Nilai barang yang ditukar tidak sama sehingga ada pihak yang dirugikan.
b. Sulit mencari orang yang mempunyai barang yang diinginkan.

Selengkapnya download DISINI
Read More

IPS: Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Nenek Moyang Bangsa Indonesia
  • Berasal dari daratan Asia terutama dari Yunan atau di sekitar Lembah Sungai Mekong (Cina) dan Lembah Sungai Salwen (India)
  • Saat meninggalkan daerah asalnya nenek moyang menggunakan alat transportasi berupa perahu bercadik.
  • Sistem berlayar dilakukan secara berkelompok.
  • Nenek moyang menempati beberapa pulau di Nusantara.
  • Disebut sebagai suku bangsa Melayu Indonesia dari rumpun bangsa Austronesia.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Unduh rangkuman Nenek Moyang DISINI
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Read More

IPS: Kehidupan Manusia Purba di Indonesia

MASA BERBURU DAN MERAMU
  • Kehidupan disebut sebagai food gathering yaitu mengumpulkan makanan yang disediakan oleh alam tanpa harus menanam atau mengolah tanah.
  • Kehidupan selalu berpindah-pindah (nomaden).
MASA BERCOCOK TANAM
• Kehidupan disebut sebagai food producing yaitu sudah memapu menghasilkan atau memproduksi makanan sendiri dengan cara bercocok tanam.
• Kehidupan mulai mengenal bercocok tanam.

MASA PERTUKANGAN (PERUNDAGIAN)
  • Manusia mulai mengenal teknologi meskipun dalam tahap awal.
  • Manusia mulai mengenal pertukangan, pengecoran logam (perunggu, tembaga, besi) yang digunakan untuk peralatan rumah tangga.
MASA MENGENAL SISTEM KEPERCAYAAN
  • Manusia menyadari keterbatasan dirinya dan menyadari adanya kekuatan di luar dirinya.
  • Adanya upaya untuk mendekatkan diri dengan kekuatan tersebut dengan berbagai cara misalnya upacara pemberian sesaji, upacara pemujaan, dan upacara ritual lainnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Unduh Rangkuman "Kehidupan Manusia Purba" DISINI
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Read More

IPS: Kedudukan & Peran Anggota Keluarga

Keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak.
Keluarga yang terdiri dari ayah ibu dan anak disebut Keluarga Inti
Keluarga yang terdiri atas 4 orang yaitu ayah, ibu, dan dua orang anak disebut caturwarga.

Masing-masing anggota keluarga memiliki kedudukan, tugas/ kewajiban,peran,nama panggilan.

Rangkuman selengkapnya lihat DISINI 
Read More

IPS: Daftar Bandar Udara & Pelabuhan

Buat teman-teman yang ingin mengetahui daftar nama-nama Bandar Udara dan Pelabuhan Laut yang ada di Indonesia silakan :

Read More

IPS: Pemilihan Umum (Pemilu)

Indonesia menganut paham demokrasi dimana kekuasaan tertinggi di tangan rakyat, rakyat pemilik kedaulatan.  Pemilihan umum (Pemilu) adalah salah satu wujud keikutsertaan rakyat dalam mengelola negara.

Selengkapnya DISINI
Read More

BAHASA : Bahasa Sunda (Kamus)

Pelajaran Bahasa Sunda seringkali menjadi masalah bagi anak-anak terutama yang tidak menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Kamus ini berisi sebagian kecil kata-kata Bahasa Sunda yang diambil dari buku pelajaran sekolah. Kami sangat senang jika ada yang menambahkan isi kamus yang masih sangat terbatas ini untuk memperkaya pengetahuan kita dalam berbahasa Sunda.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Read More

IPS : Peninggalan Sejarah

Sejarah adalah kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.  Peninggalan sejarah adalah benda-benda sisa masa masa lampau yang mempunyai nilai sejarah dan masih ada hingga kini.  Berdasarkan wujudnya peninggalan sejarah dibagi menjadi 2 yaitu berbentuk bangunan dan berbentuk karya sastra.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Read More

IPS : Kenampakan Alam

Wilayah Indonesia secara garis besar terdiri dari wilayah daratan dan wilayah perairan.  Wilayah daratan terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah, gunung, pegunungan, pantai, lembah dll, sedangkan wilayah perairan terdiri dari laut, sungai, danau, dll.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Read More

IPS : Kenampakan Alam Indonesia dan Kondisi Negara Tetangga

Indonesia merupakan negara yang terletak di Asia Tenggara.  Terdapat beberapa persamaan dan perbedaan kondisi alam dan kondisi sosial Indonesia dengan negara tetangga.  Misalnya persamaan iklim dan perbedaan dalam perkembangan ekonomi.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Read More

IPS : Keluarga

Keluarga adalah orang-orang yang terkait oleh perkawinan atau ikatan darah karena keturunan. Keluarga inti adalah keuarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak Anggota keuarga adalah semua orang yang ada dalam keluarga seperti ayah, ibu, anak, kakek, nenek, pembantu.

Selengkapnya dapat diunduh DISINI
Read More

IPS : Kedatangan Belanda

Masuknya Belanda ke Indonesia dimulai pada tahun 1595 pada saat Cornelis de Houtman memimpin armada yang terdiri dari 4 buah kapal menuju Nusantara. Pelayaran tersebut menempuh rute Belanda – Pantai Barat Afrika – Tanjung Harapan – Samudra Hindia – Selat Sunda – Banten. Pada tanggal 6 Juni 1596 armada kapal tersebut sampai di Sumatera dan pada tanggal 22 Juni mendarat di pelabuhan Banten.

Selengkapnya silakan unduh DISINI
Read More

IPS : Upaya Mempertahankan Kemerdekaan

Kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 hanya bersifat de facto (berdasarkan fakta), tetapi secara de yure (berdasarkan hukum internasional) belum didapatkan. Karena Belanda belum mengakui kedaulatan negara Indonesia. Banyak terjadi pertempuran fisik di berbagai daerah sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan.

Selengkapnya unduh DISINI
Read More

IPS : Pembagian Benua

Dunia ini memiliki 5 benua dan 4 samudra yaitu benua Asia, Amerika, Australia, Afrika, dan Eropa serta samudra Pasifik, Atlantik, Arktik dan Hindia. Kondisi alam, penduduk, dan perkembangan perekonomian negara di masing-masing benua berbeda-beda.

Selengkapnya download DISINI
Read More

IPS : Perkembangan Sistem Administrasi Wilayah Indoneia


Pada awal berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 8 provinsi yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945. Selanjutnya berkembang sampai sekarang menjadi 33 provinsi.

Selanjutnya silakan unduh DISINI
Read More

IPS : Tabungan

Menabung adalah menyimpan atau menyisihkan sebagian uang yang kita miliki. Tujuannya untuk menghemat pengeluaran, agar dapat mengatur keuangan dengan baik, mempersiapkan hari esok yang lebih baik, melatih hidup berencana, dan ikut serta mengisi pembangunan.

Selengkapnya download DISINI
Read More