Tampilkan postingan dengan label Tips dan Triks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Triks. Tampilkan semua postingan

21.10.11

Tips Agar Sholat Khusyu

1. Persiapan diri agar tidak tergesa-gesa untuk sholat dengan cara :
  • mendengarkan azan
  • memperbaiki wudlu
  • berdoa setelah wudlu
  • melakukan siwak sebelum sholat
  • menunggu waktu sholat di tempat sholat
2. Beranggapan pada saat sholat kita menghadap ALLAH SWT.
3. Pada saat sholat ingat kematian seperti sholat ini adalah sholat terakhir.
4. Menghayati ayat-ayat Qur’an dan dzikir-dzikir yang dibaca saat sholat.
5. Membaca ayat satu-satu dengan tartil agar mudah dipahami dan dihayati.
6. Thoma’ninah yaitu berhenti sejenak pada setiap rukun-rukun sholat.
7. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud.
8. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada sebagai tanda sikap kita menundukkan diri/merendahkan diri di hadapan ALLAH SWT.
9. Membaca ta’awwudz, karena pada saat setan senang mengganggu konsentrasi orang sholat dengan cara membolak balik bacaan dan merekayasa kentut. Bila kita merasakan gangguan setan, maka bacalah ta’awwuds lalu tiuplah ke kiri 3 kali. Bila kita merasakan kentut jangan membatalkan sholat bila tidak mendengar suara atau mencium bau karena saat itu setan membuka tempat duduk kita.
10. Bacalah cerita orang sholeh terdahulu bagaimana cara mereka khusyu’ dalam sholatnya
11. Berdoa dalam sholat, khususnya saat sujud.
12. Dzikir setelah sholat.
13. Sebaiknya menghadap pembatas depan berupa dinding yang polos agar pandangan mata kita tidak terganggu oleh gambar-gambar di depan kita.
14. Memakai pakaian yang polos dan tidak banyak warna.
15. Hindari sholat pada waktu makan.
16. Hindari menahan buang air besar, buang air kecil dan kentut.
17. Hindari sholat dalam keadaan ngantuk berat.
18. Hindari sholat di tempat yang kurang rata atau kurang bersih.
19. Jangan membaca terlalu keras karena dapat mengganggu orang yang sholat di dekat kita.
20. Jangan tengok-tengok saat sholat.
21. Jangan melihat ke atas.
22. Menahan mulut ketika ingin menguap.
Read More

Tips 2: Menjelang UASBN

Detik-Detik UASBN Tiba:

1. Malam hari sebelumnya
- Pastikan perlengkapanmu (alat tulis dan kartu ujian) telah siap dibawa besok pagi.
- Ulangi sekali lagi latihan soal untuk mata pelajaran yang diujikan besok pagi
- Jangan tidur terlalu larut
- Berdoa sebelum tidur

2. Pagi hari
- Bangun lebih awal
- Jika memungkinkan, ulangi lagi hal-hal yang dipelajari tadi malam
-Jangan lupa sarapan
- Mintalah doa restu kepada orang tua sebelum berangkat
- Perhitungkan waktu agar tidak terlambat tiba di sekolah.

3. Saat Menghadapi Soal UASBN
- Tenang, jangan tegang
- Abaikan keadaan sekeliling yang dapat meruntuhkan semangat dan kepercayaan dirimu
- Tetap berkonsentrasi pada soal yang dikerjakan

Sumber dari: Buku Detik-detik UASBN 2008/2009
Read More

Tips Menghadapi Ujian Nasional

Menjelang ujian, siswa harus belajar ekstra ketat. Sukses atau gagalnya ujian yang kamu hadapi tergantung dari persiapan fisik dan mental kamu. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu kamu menghadapi ujian :

Persiapkan Diri Kamu
Jelas bahwa belajar adalah kunci utama menghadapi ujian. Akan lebih baik jika kamu mencicil belajar dari jauh hari sebelumnya dan adakan latihan pra ujian, kamu bisa mengerjakan soal-soal ujian yang ada di buku yang berisi model soal-soal ujian, sehingga kamu lebih siap menghadapi ujian.

Ukur Kekuatan
Dalam hal ini siswa harus mempunyai gambaran jelas tentang kondisi dirinya. Memahami kekuatan, kemampuan dan kelemahan yang dimiliki, dalam materi pelajaran apa siswa mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti, maka belajarnya harus lebih giat lagi.

Menjaga Kesehatan
Kesehatan merupakan modal utama kamu bisa melakukan segala aktivitas termasuk belajar. Untuk itu siswa hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga saat ujian tubuh dalam keadaan segar, sehat dan fit. Perhatikan juga waktu tidur jangan sampai kurang, konsumsi makanan yang bergizi, jangan lupa olahraga secara teratur.

Siapkan Peralatan Ujian Dengan Baik
Setiap ujian membutuhkan peralatan yang berbeda-beda, misal ujian menggambar berbeda dengan ujian tertulis biasa. Pastikan kamu membawa peralatan yang kamu butuhkan.

Datang Lebih Awal
Datang minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, kamu akan punya waktu mempersiapkan mental dan fisikmu. Ini akan membantu kamu lebih berkonsentrasi selama mengerjakan ujian.

Tenang dan Percaya diriSebelum mengerjakan soal biasakan untuk berdo’a. Dengan berdo’a kamu akan lebih tenang dan percaya diri.

Jangan tegang
Santailah dalam mengerjakan setiap soal sebab kondisi tegang saat ujian akan merusak konsentrasimu.

Membaca Perintah ujian
Bacalah perintah ujian dengan baik dan tidak terburu-buru, sebab seringkali mengabaikan perintah menjawab soal membuat kamu salah dalam memberi atau memilih jawaban.

Seleksi Soal

Dahulukan soal yang kamu anggap mudah, ini akan membantu kamu dalam efisiensi waktu.

Hati-hati Dalam Mengisi Lembar Jawaban
Untuk soal pilihan ganda abaikan jawaban yang kamu tahu salah, jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahuinya secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai diberlakukan. Untuk soal ujian esai pikirkan dulu jawaban sebelum menjawab, buat kerangka singkat dengan mencatat beberapa ide yang ingin kamu tulis.

Koreksi Kembali Jawaban Soal
Periksa kembali jawaban yang sudah kamu tulis, hingga bila ada kekurangan kamu dapat dengan segera bisa memperbaiki jawaban.

Jangan Terburu-buru
Jangan pernah mengerjakan ujian dengan terburu-buru atau tergesa-gesa, ini bisa menyebabkan jawaban ujian tidak maksimal, kalau sudah selesai mengerjakanpun jangan terburu-buru untuk meninggalkan ruangan, pergunakan sisa waktu untuk memeriksa kembali jawabanmu.

Tutup Dengan Do’a
Sebagaimana kamu berdo’a memulai ujian, berdo’alah juga setelah selesai mengerjakan. Dan ingat manusia hanya bisa berencana, Tuhan jugalah yang menentukan hasilnya.

Semoga apa yang kamu kerjakan benar dan mendapat nilai yang baik. Semoga berhasil dan sukses !
Read More

Menumbuhkan Semangat Belajar Anak

Setiap orang tua pasti mengharapkan anaknya mencapai prestasi belajar yang baik. Prestasi itu tentu dapat diraih bila si anak memiliki kemauan dan semangat untuk belajar. Berikut beberapa hal yang bisa di lakukan orang tua untuk meningkatkan semangat belajar pada anak.
  1. Memberikan motivasi. semakin kuat motivasinya semakin besar pula ia belajar. Karena itu, orang tua hendaknya memberi motivasi agar dorongan untuk belajar tumbuh dari diri anak sendiri.
  2. Menjelaskan tujuan belajar. Tujuan dapat memberi arah yang jelas bagi anak dalam belajar. dengan tujuan belajar yang dipahaminya, anak akan lebih tekun dalam belajar.
  3. Menjelaskan manfaat belajar. Menjelaskan manfaat belajar dapat dilakukan dengan memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari- hari di sekitar anak. Misalnya, si Anu yang tadinya pernah tidak naik kelas, akhirnya bisa lulus dengan nilai terbaik di sekolah.
  4. Memberi kesempatan belajar. Memberi kesempatan berarti juga tidak mengganggu anak pada saat sedang tekun belajar. orang tua bisa pula mengajak anak berkunjung ke tempat- tempat yang memberi suasana belajar, misalnya Perpustakaan, Kebun binatang.
  5. Menciptakan suasana bersaing. Persaingan bisa dilakukan dengan diri sendiri atau orang lain. Contohnya, orang tua mendorong anak berlomba mengejar prestasi disini tidak melulu berupa angka yang baik, tetapi juga peningkatan- peningkatan yang di capai.
  6. Mencukupi sarana belajar. Dalam memenuhi sarana belajar hendaknya sesuai dengan tingkat kebutuhan anak, karena kebutuhan mereka berbeda.
  7. Memberikan teladan. Anak akan lebih bergairah dalam belajar bila melihat orang tuanya juga selalu belajar.
  8. Memberi hadiah. Anak yang menunjukkan prestasi baik dari hasil belajarnya layak mendapat hadiah. Bentuknya bisa materi, kasih sayang, perhatian, pujian dll.
  9. Membimbing dan mengajarkan. Pendidikan di sekolah saja kadang belum mencukupi, sehingga orangtua disamping memotivasi juga perlu membimbing dan mengajarkan materi-materi yang belum dipahami anak (bila sanggup). Kalau tidak sanggup cari infonya dari berbagai sumber (internet, diskusi dengan teman/guru, buku, dll).
Oleh Drs. Sukmana (Intisari 2001) dan tambahan pribadi utk poin 9.
Selamat Mencoba.....
Read More