Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

23.10.11

PUISI: Puisi Cinta Ala Matematika

Saat aku bersua dengan eksponen jiwamu,
sinus kosinus hatiku bergetar
Membelah rasa

Diagonal-diagonal ruang hatimu
bersentuhan dengan diagonal-diagonal bidang hatiku

Jika aku adalah akar-akar persamaan
x1 dan x2
maka engkaulah persamaan dengan akar-akar
2x1 dan 2x2

Aku ini binatang jalang
Dari himpunan yang kosong
Kaulah integrasi belahan jiwaku
Kaulah kodomain dari fungsi hatiku

Kemana harus kucari modulus vektor hatimu?
Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku?

kulihat variabel dimatamu
Matamu bagaikan 2 elipsoid
hidungmu bagaikan asimptot-asimptot hiperbola
kulihat grafik cosinus dimulutmu

modus ponen.... podue tollens....
entah dengan modus apa kusingkap
logika hatimu.....
Beribu-ribu matriks ordo 2x2 kutempuh
Bagaimana kuungkap adjoinku padamu

kujalani tiap barisan geometri yang tak hingga jumlahnya
tiap barisan aritmatika yang tak terhitung...

Akhirnya kutemui determinan matriks hatimu
Tepat saat jarum panjang dan pendek
berimpit pada pukul 10.54 6/11
Read More

21.10.11

6 PUISI ANAK RUMAH DUNIA

1.  MAAFKAN DOSA-DOSAKU IBU
Karya : Rosliana

Ibu maafkanlah dosa-dosaku
Karena aku telah melawan dan berbicara
Kasar kepadamu ibu
Ibu maafkanlah dosa-dosaku
Karena aku tidak mau menjadi anak yang durhaka
Ibu maafkanlah dosa-dosaku
Karena aku ingin menjadi anak yang soleh, pandai
Membantu orang tua dan tidak mau melawan kepada orang tua.
Ibu engkaulah segalanya bagiku
Ku berdoa kepada Allah agar dosa-dosaku terhadap ibu
Dapat diampunkan.
Ya allah, ampunilah dosa-dosaku terhadap ibuku
Ya Allah, maafkanlah kesalahanku terhadap ibuku
Ya Allah, hamba tidak akan mengulanginya lagi
Amin… amin… ya robal ‘alamiin.
Semoga dosa-dosaku diampuni Allah…
***

2.  BERDO’A
Karya: Abdul Goni

Ibuku yang telah memelihara dan membesarkan daku
Dan dia telah menyekolahkanku
Dia satu-satunya untukku
Yang merawat aku semenjak kecil
Aku akan mendoakan ibuku
Karna dia yangmengayun-ayun
Ketika aku masih kecil
Dan dia yang membesarkanku.
***

3. IBUKU
Karya: Wahyudi

Betapa susah payahnya
Engkau melahirkan, mendidik, dan membesarkanku
Engkau adalah perisai hidupku
Engkau adalah cermin hidupku
Aku akan berbakti kepadamu
Aku akan menurut kepadamu
Aku akan melindungi dirimu
Surga ada di telapak kaki ibu.
***

4. ILMU
Karya: S. Nadrotul Ain

Ilmu semua orang
Memerlukanmu
Aku belajar dengan tekun
Untuk mendapatkanmu
Buku adalah sumbermu
Bagai makanan
Yang kusantap setiap waktu
Tanpamu ilmu
Aku tak berguna
Di dunia ini.
***

5. SENYUMAN MANIS
Karya: Rosliana

Senyumanmu…. Manis
Senyumanmu…. Indah
Bagaikan susu dan gula
Yang tercampur menjadi Saturday
Bila kau…..tersenyum
Rasanya maniiiiis sekali
Dan bila kau tertawa
Rasanya ria
***

6. MENTARI
Karya: S. Nadrotul Ain

Hai mentari pagi
Hari ini kau datang tampak cerah sekali
Engkau datang tiap hari
Untuk sumber energi pribumi
Semua orang berlari pagi
Untuk menyehatkan diri
Tanpa kau, hai mentari
Di seluruh bumi ini
Akan mati tiada lagi.
***

BIODATA:
ROSLIANA: sekarang kelas 1 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Serang. Suka teater, puisi, dan mengarang. Prestasinya lainnya adalah The Best Actress dalam Pesta Anak I Rumah Dunia tahun 2003, beberapa kali ikut pentas teater anak Rumah Dunia di Launching 1001buku di British Council-Jakarta tahun 2003, Indonesia Membaca di Jakarta Convention Centre tahun 2003, dan beberapa event perbukuan.
ABDUL GONI: Murid kelas 2 SMP Islam Darul Falah, Ciloang, Serang. Pernah ikut pentas teater anak Rumah Dunia di Jakarta Convention Centre. Kini sibuk dengan studinya.
WAHYUDI: Dia salah satu anak yang diberi beasiswa oleh Rumah Dunia saat masuk ke bangku SMP. Pernah di kelas 1 di SMP PGRI 1, Serang. Senang musik dan tergabung dalam kelompok musik Rumah Dunia. Sering ikut pentas teater Rumah Dunia.Tapi sekarang dia meninggalkan bangku sekolah dan memilih jadi pengamen di atas bus antar propinsi.
S. NADROTUL AIN: Sekarang kelas 2 di MTsN Serang. Hobi menulis dan teater, sering ikut pentas teater anak Rumah Dunia.
Read More

Puisi-Puisi Wina

Buku
(karya Wina)
Oh buku
Kau teman sejati ku
Aku mencari ilmu dari mu
Kalau aku kesepian, ku slalu membaca mu
Oh buku ku
Kau sebagi sumber sumber ilmu
Ilmu untuk anak bangsa dan untuk mencerdaskan bangsa
Karena mu aanak bangsa menjadi pintar
Oh terima kasih buku

Guruku

Oh Guruku
Betapa besar jasamu
Walaupun semua orang bilang,kau pahlawan tanpa tanda jasa
Tanpa mengenal lelah mengajarkan ku
Membuat anak-anak menjadi pintar
Oh guruku
Kau memang pahlawan
Walaupun tanpa tanda jasa
Kau tetap mengajar kan kami
Demi masa depan kami untuk bangsa negara kami
Oh terima kasih guruku

Adiku

Oh adikku…
Kau sangat lucu
Rambutmu merah dan ikal
Wajahmu mungil
Lucu sekali…
Mulutmu kecil
Pipimu mungil
Ku inginmencium pipimu yang mungil
Ku akan selalu sayang padamu..
Kau bisa menghiburku saat ku sedih
Oh adikku, kau sangat lucu

Boneka

Kau sudah menemaniku tidurku yang lelap
Saat ku sedih ku pasti memelukmu..
Ku akan mengajakmu bermain ke mana saja
Oh bonekaku
Ku akan syang padamu
Ku takkan melupakan mu
Kau teman hidupku
Kau menjadi sahabatku
Terima kasih bonekaku
Ku takkan melupakan mu

Profil Wina

Bernama Asli Salsabila Syahira Adi, Siswi SD Kelas 5 SDN 29 Depok Tengah, Prestasi terbaru Juara Terbaik Kategori kelas V- Ke atas Lomba Menulis Cerita setelah mendengar dongeng di FLP Depok II TimurTingkat kota Depok.Desember 2007.
Read More

Kumpulan Puisi anak SD

JUARA I LOMBA CIPTA PUISI (KIRANA D. P.)
Aku Si Bidadari Kecilmu
Berdiri tegar sambil tersenyum
Mencoba bertahan di antara cercaan para murid
Baginya
Murid adalah bidadari kecil yang selalu di hatinya
Segala ilmu yang telah di dapatnya
Ia sampaikan sambil tersenyum
Pertanyaan demi pertanyaan dari bidadari kecil
Selalu dijawabnya dengan sabar
Hatinya merasa sedih
Jika sang bidadari tak dapat menggapai keinginannya
Dialah guruku
Seorang pahlawan untuk masa depanku
Kesabaran dan ketulusan hatinya
Bagaikan malaikat berjasa di kehidupan
Guruku …
Masihkah engkau ingat padaku
Aku si bidadari kecilmu
Kini menjadi seseorang yang sukses
Semuanya berkatmu
Berkat dukunganmu
Berkat contoh semangatmu mengajar
Aku menangis di sini
Air mataku menetesi batu nisanmu
Guruku
Do’aku selalu menyertaimu

JUARA II LOMBA CIPTA PUISI (ARILIA 6C)
Kertas-kertas yang Penuh Informasi


Mengapa engkau begitu indah
Semua yang mencintai dirimu
Kau bukan apa-apa
Tapi kau begitu berarti bagi kami
Tanpa engkau
Aku hanyalah anak bodoh
Kau adalah jendela dunia
Membuka kesempatan bagi semua orang
Dirimu juga penuh informasi
Selalu aku buka lembaran-lembaran
Kertas-kertas yang penuh informasi
Yang sudah pasti menarik
Aku begitu suka membacamu
Harapanku sangat tinggi
Mendapat cerita menarik
Informasi menarik
Dan aku perlu kata-kata menarik
Yang akan aku buat
Seluruh ungkapan-ungkapan
Yang ingin aku tulis
Walau sampai kapan pun
Sampai akhir hayatku
Membacamu adalah duniaku
Semoga di suatu saat nanti
Kau akan berjaya
Seluruh dunia akan menyukaimu
Bahkan akan menjadikan dirimu
Untuk yang selalu nomor satu
Selama-lamanya



JUARA III LOMBA CIPTA PUISI (WILDA Q. M. 6A)
Guruku Matahariku


Guruku

Kau seperti matahari
Yang selalu menyinari bumi
Guruku
Senyummu begitu indah
Senyummu begitu bersinar
Bersinar seperti matahari
Matahari tidak pernah putus asa
Seperti guru-guruku
Yang selalu mengajarkan kepada murid-muridnya
Hal-hal yang baik
Wahai guruku
Kau sangat cantik
Bukan hanya sifatmu
Tapi juga hatimu yang cantik
Guru …
Aku salut padamu
Kau telah mendidik murid-muridmu
Dengan baik
Kau juga merupakan orang tua bagiku
Karena kau
Aku menjadi anak yang baik
Dan karena kau
Aku memiliki banyak ilmu
Wahai guruku
Jika aku mengenang jasa-jasamu
Aku akan terharu
Karena, engkau dengan sabar dan ikhlas
Mengajari murid-muridmu
Guru …
Kau merupakan
Pahlawan tanpa tanda jasa
Wahai guru …
Aku sangat berterima kasih padamu
Dan aku tak akan melupakan jasa-jasamu
Aku sayang padamu
Guruku matahariku



JUARA HARAPAN I LOMBA CIPTA PUISI (ADIMAS 6D)
Guru yang Berjasa


Senyum indah menghiasi wajahnya
Hilang dahagaku yang haus akan ilmu
Guru mengisi dengan kesabarannya
Dia selalu mengajar dengan kesabaran
Guru adalah orang yang sabar
Tak pernah kulihat ia mengerutkan wajahnya
Kecuali bila ‘ku salah
Itu pun tetap dirangkai dengan senyumnya
Guru membuatku percaya
Betapa kucintai guru
Guru adalah orang yang paling kusayang
Dia rela membanting tulang demi keberhasilan muridnya
Tak pernah terpikir olehku ‘tuk menyakiti hatinya
Apalagi kecewa padaku
Kehormatan yang penuh bagiku terhadap guru
Karena dia berjasa penuh terhadap muridnya
Dia mengajariku sesuatu
Inspirasiku tak luput
Dari perangainya yang yang sabar dan bertanggung jawab
Yang tak hanya mengajar di kelas
Di luar pun ia lakukan
Dia bilang betapa penting mencintai sesuatu
Sesuatu yang akan membuka jalan terang dalam hidup
Serius dan konsentrasi pada apa yang telah kita pilih
Bertanggung jawab pada pilihan
Itulah ajarannya padaku
Ajaran dari guru-guru yang kusayang
Guru, kaulah yang terbaik



JUARA HARAPAN II LOMBA CIPTA PUISI (DAVID 6B)
Guru Tercinta
Oh, guru yang tercinta, aku sangat menyayangimu
Engkau sangat banyak berkorban untuk kami
Engkau sangat banyak memberikan kami materi pelajaran
Aku sangat kagum kepadamu, guru
Engkau tak pernah lelah mengajar kami
Engkau juga tak bosan-bosannya kepada kami
Aku berjanji akan belajar dengan giat
Aku juga akan menuruti perintahmu
Aku akan mendengarkanmu pada saat menerangkan
Dan aku juga akan mengembangbiakkan ilmumu
Akan kuberikan ilmu yang telah kudapat kepada orang lain
Juga kepada orang yang kurang pendidikannya
Aku akan berjanji akan membanggakan orang tuaku
Bila perlu aku akan melakukan apa saja untuk orang tua
Aku akan bekerja keras demi membanggakan sekolahku
Aku juga akan menjadi guru yang baik
Bila saat nanti kita berpisah, aku akan selalu mengingatmu
Aku akan berusaha untuk mencapai cita-citaku
Dan bisa mendidik siapa pun dan mengajarinya belajar
Aku akan membawa nama baik sekolahku

  

JUARA I LOMBA CIPTA PUISI (YURISSIA 5C)
Guruku


Guruku …
Kau orang yang paling mulia
Pekerjaanmu sangatlah mulia
Guruku …
Kau rela bangun tiap pagi
Untuk mengajar dan mendidikku
Guruku …
Engkau mengajarkan aku hal baru
Yang tak pernah kuketahui
Guruku …
Kau mengorbankan semua waktumu
Hanya untuk kami
Guruku …
Padahal kami sering membuatmu marah
Tetapi …
Kau tak pernah memarahiku
Kau …
Hanya menasihatiku dengan lemah lembut
Dan tak pernah sekalipun …
Tangan halusmu melayang ke tubuhku
Guruku …
Kalau bukan karena engkau
Mungkin aku …
Tak bisa membaca
Guruku …
Terima kasih atas semua jasa-jasamu
Kau adalah orang paling berharga
Dalam sejarah hidupku
Guruku …
Sekali lagi kuucapkan terima kasih
Hanya untukmu
Kau selalu ada dalam sanubariku
JUARA II LOMBA CIPTA PUISI (ZIDNI 5C)
Guruku Cerminan Hidupku
Guruku …
Kau seperti matahari yang terbit di pagi hari
Pagi-pagi kaupersiapkan diri untuk pergi ke sekolah
Tanpa perasaan kesal, kaulangkahkan kakimu satu demi satu
Kau tak kan terlupakan di benak hatiku
Guruku …
Tanpamu aku tak bisa seperti ini
Tanpamu aku tak bisa bermimpi untuk meraih cita-cita
Bagiku engkau sangat berarti
Ku takkan melupakan balas budimu
Kasih sayangmu membuatku teringat
Tak ada kau, rasanya ada yang hilang di lubuk hatiku
Kau …
Adalah orang yang sangat berjasa
Tak ada seorang pun yang mampu mengalahkanmu
Karena kau bumi ini terasa penuh ilmu
Kau mengajariku dengan penuh kasih sayang
Wahai guruku …
Kauberikan sejuta warna dalam hidupku
Wajahmu menambahkan warna hidupku
Ilmumu takkan pernah terlupakan
Cinta dan kasihmu selalu kuingat
Sejuta terima kasih untukmu
Aku hanya bisa berdo’a
Berharap
kau menjadi guru yang baik bagi nusa dan bangsa


JUARA III LOMBA CIPTA PUISI (FAZA 5C)
Guruku
Guruku …
Sungguh besar jasamu
Sungguh berharganya dirimu
Sungguh besarnya jiwamu
Guruku …
Kan kusambut jasamu dengan ceria
Berjasanya dirimu di mataku
Kuhargai dirimu sebagaimana engkau barang berhargaku
Guruku …
Ilmumu bagaikan tanpa henti
Kau didik aku dengan sabar
Kau didik aku tanpa pamrih
Guruku
Tanpa kusadari, engkau mendidikku hingga sekarang
Tak pernah kudengar keluh kesahmu terhadapku
Kau bantu aku di saat kubingung
Harapanku hanya satu
Kau tak pernah melupakanku sebagai muridmu
Kau pahlawan tanpa tanda jasa
Tak hentinya kau bantu aku untuk belajar
Tak hentinya kau jelaskan semua pelajaran hingga aku paham
Engkau bagaikan malaikat yang diutus untuk mendidikku
Guruku …
Ingin ku membalas budimu
Besarnya nilai didikanmu untukku
Guruku …
Terimalah puisi ini sebagai hadiah untukmu
Terimalah puisi ini sebagai kenangan dariku
Hanya untukmu, guruku



JUARA HARAPAN I LOMBA CIPTA PUISI (Anisah 5B)
Guruku, Kuberikan Bunga untukmu
Kau…
Seperti untaian kertas yang tak pernah hilang
Akan kutulis kisah tentangmu
Tak ada satu pun kata yang tertinggal
Hanya untukmu
Kau … seperti dedaunan yang rimbun
Kuselimuti engkau dengan bunga yang indah
Bunga istimewa yang hanya untuk engkau
Bunga yang mempunyai kasih sayang
Yang istimewa
Andaikan kau seperti bola-bola yang berjejer
Tak ada satu pun udara di sana
Aku selalu siap menolongmu
Apa pun yang terjadi
Kau …
Satu-satunya orang yang berjasa
Karena kau semuanya bisa terjadi
Dan karena kau bumi ini menjadi indah
Kuberikan bunga untukmu
Walau hanya setangkai
Namun, cinta dan kasih sayang yang aku berikan untukmu
Melebihi bunga yang indah merona
Hanya setangkai bunga yang aku berikan
Itu pun masih kurang
Ribuan hadiah hanya untukmu
Semuanya kuberikan untukmu



JUARA HARAPAN II LOMBA CIPTA PUISI (IZULFIKRI 5B)
Guruku
Guruku, kau berjasa di bidang pendidikan
Kau selalu mengajariku dengan sabar
Jika kau sakit, kau tetap mengajariku
Aku selalu memujimu, guruku
Guruku, kau pahlawanku
Tanpa mengenal lelah kau terus mengajariku
Kau, guru yang paling berjasa
Kau menegurku kalau salah
Hari terus berganti
Tahun demi tahun juga berganti
Aku suka guruku
Aku berhutang budi sama guruku
Guruku, kau yang paling mulia
Mudah-mudahan kau masuk surga
Guruku, kau yang paling berharga untukku
Ilmumu sangat berguna untukku
Jika kita bertemu lagi
Aku akan memelukmu karena aku rindu
Semua orang memujimu
Ilmumu setinggi langit
Kau memang ditakdirkan
Aku suka guruku
Kalau aku ribut, kau tetap sabar
Aku akan membalasmu, guruku
Aku dimarahi untuk kebaikan
Kau mengajariku bersama murid-mrid yang lain
Kau akan selalu kupuji sampai mati
Aku selalu berdoa untuk guruku
Kau memang berjasa mengajariku ilmu-ilmu
Terima kasih guruku tersayang dan terhormat
Read More